Keputihan Saat Hamil

Selama hamil, secara fisiologis dan hormonal tubuh wanita akan mengalami perubahan. Salah satu perubahan wujud hormonal adalah terjadinya aliran darah kedaerah diseputar vagina yang akan meningkat deras. Akibatnya, cairan vagina juga meningkat. Sebenarnya wanita hamil sangat lazim mengalami keputihan, yaitu cairan yang keluar dari vagina. Ini disebut leucorrhea. Hampir semua kasus keputihan ini tidak berbahaya dan dianggap normal dan ketika memasuki masa persalinan atau menjelang proses melahirkan jumlah cairan dalam vagina akan meningkat pula.

Keputihan pada saat hamil disebabkan kerena kelembaban vagina wanita semakin meningkatkan hal ini dikarenakan adanya perubahann hormon esterogen pada wanita. Keputihan pada masa kehamilan biasanya terjadi pada awal kehamilan hingga trisemester akhir menjelang persalinan

1. Keputihan pada masa hamil dapat dikatakan normal jika cairan yang keluar bertekstur encer, berwarnna putih bening, tidak bebrbau, dan tidak menyebabkan gatal. Cairan keputihan tersebut akan terus meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan dan menjelang persalinan. Keputihan itu tersebut apabila dikatakan mengalami keputihan yang normal dan akan hilang setelah bayi lahir.

2. Keputihan tidak normal selama masa kehamilan jika anda memiliki ciri-ciri keputihan seperti : carian yang keluar berwarna kuning kehijauan, berbau, menimbulkan rasa gatal dan iritasi pada sekitar organ intim anda. Hal ini dikarenakan adanya infekasi jamur ( kandidiasis) 52,8%, sisanya adalah infeksi vaginosis 39 %, trikomoniasis 3,7%, dan gonorroe 1,2 %.

Bahaya Keputihan tidak normal yang diakibatkan adanya infeksi selama masa kehamilan :

- Infeksi chlamydia dapat menyebabkan terjadinya keguguran, pecah selaput ketuban dini/sebelum waktunya (persalinan prematur ). Infeksi ini bisa berakhir pada kematian pada ibu dan anak bila tidak ditangani dengan benar dan segera.

- Infeksi virus herpes Simplex dapat menyebabkan radang pada otak bayi (ensepalitis).

- Infeksi jamur candida dapat meningkatkan resiko terjadinya ayan (epilepsi)

- Infeksi virus HPV dapat menyebabkan terjadinya papiloma laring pada bayi yang meyebabkan gangguan pencernaan bayi hingga kematian

- Infeksi  bakteri Neisserea Gonorrhoeae dapat menyebabkan infeksi pada mata bayi hingga terjadi kebutaan

Ada 3 jenis keputihan yang akan dialami oleh wanita yang sedang hamil, diantaranya :

  • Kandidosis vulvovaginal

Kandidosis Vulvovaginal dapat terjadi karena pertumbuhan berlebihan sel-sel jamur, kondisi yang memudahkan pertumbuhan tersebut antara lain: kehamilan, pemakaian kontrasepsi oral kombinasi, pemakaian antibiotika berlebihan, menstruasi, diabetes mellitus (kencing manis), penyakit-penyakit yang menurunkan daya kekebalan tubuh, kebiasaan irigasi/bilas vagina, cairan pembersih/pewangi vagina, vaginal jeli atau pemakaian celana dalam yang ketat dengan ventilasi yang kurang.

Gejalanya muncul cairan kental, berbau sangat tajam dan disertai dengan rasa gatal akibat cairan keputihan sudah mengiritasi dan membuat lecet vulva. Ibu hamil juga akan merasakan nyeri saat berkemih dan saat bersenggama.

  • Vaginosis Bakterialis

Adanya perubahan ekosistem dalam area genital. Yaitu keadaan menghilangnya jumlah laktobasili yang normal dan disertai oleh pertumbuhan berlebihan dari mikroorganisme lain dalam konsentrasi yang tinggi. Dibandingkan pada saat tidak hamil, frekuensi terjadinya Vaginosis Bakterialis pada perempuan hamil cukup tinggi sekitar 16-24 persen.

Gejalanya muncul cairan kental, berbau sangat tajam. Pada kondisi parah barulah muncul rasa gatal.

  • Trikomoniasis

Trichomonas Vaginalis, yaitu protozoa yang mempunyai flagel, pada manusia biasanya terdapat di uretra (saluran kemih). Ditularkan pada umumnya melalui hubungan seksual.

Gejala yang timbul berupa iritasi pada area genital, rasa panas, gatal dan nyeri yang dapat terasa di daerah vulva dan paha, perineum (kulit diantara vagina dan anus) , dapat pula disertai nyeri saat berkemih dan berhubungan seksual. Dapat juga terjadi pendarahan seperti bercak setelah selesai berhubungan intim akibat kontak langsung dengan leher rahim yang meradang.  Keluar cairan keputihan yang berbuih dan berwarna putih keabuan atau berwarna kuning kotor kehijauan serta berbau busuk yang menusuk. Dalam kondisi parah, vagina dan leher rahim dapat bengkak dan meradang kemerahan.

Oleh karena itu sangat disarankan bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan rutin ditambah jika anda mengalami keputihan saat hamil, apalagi jika keputihan itu tidak normal dan membuat anda dan janin terganggu.

 

 


=====================================

>>> Wish Intimate Tissue Majakani Extract Boyke & Co Gunakan Wish Intimate Tissue Majakani Extract Membantu Menjaga Kebersihan Organ Kewanitaan Anda, Mengatasi Keputihan Dan Pencegah Kanker Serviks Dengan Wish Intimate Tissue Majakani Extract Dapat Merapatkan Vagina Dan Menjadikan Organ Vital Anda Menjadi Lebih Harum , Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Keputihan Saat Hamil and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>